Persekutuan yang Membawa Berkat
Lemahputro, Minggu 12 Mei 2013
Pdt. Paulus Budiono
Shalom,
“Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa …sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.” (Kis. 2:41-42, 47)
Minggu lalu tujuh belas anggota Tim Misi mengadakan pelayanan ke Pulau Peling dan P. Banggai dan banyak jiwa diubahkan setelah terjadi pendamaian antara orang tua dan anak. Bagaimana dengan kita (jemaat GKG-A) yang di Surabaya? Adakah penambahan jiwa baru yang diselamatkan? Ini merupakan pertanyaan sekaligus tantangan bagi kita, siapa tahu kita sudah terlena dengan zona nyaman hingga tidak lagi memikirkan tentang keselamatan jiwa-jiwa di sekitar kita.
Ayat di atas mengatakan bahwa sidang jemaat mula-mula bertekun dalam pengajaran rasul-rasul, dalam persekutuan, pemecahan roti dan berdoa berdampak tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. Sementara kita sekarang merasa telah aman dan diberkati finansial berkelimpahan serta sudah memenuhi tiga macam ibadah: Pendalaman Alkitab, Minggu Raya dan Doa Penyembahan tetapi pernahkan kita memikirkan adanya penambahan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan? Apakah kita hanya menunggu atau mendukung Tim Misi diundang ke luar kota atau ke luar pulau untuk mencari jiwa baru sedang kita di Surabaya tidak mempunyai misi untuk mencari jiwa yang terhilang?
