Jadwal Ibadah Gereja Kristus Gembala & Kristus Ajaib

Hari  Jam   Acara Ibadah Tempat
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Gembala
Minggu 09.00 Ibadah Umum Gereja Kristus Ajaib
Minggu 07.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Ajaib
Minggu 17.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Gembala
Selasa 17.30 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Gembala
Jumat 17.30 Ibadah Pendalaman Alkitab Gereja Kristus Gembala
Sabtu 17.30 Ibadah Kaum Muda & Remaja Gereja Kristus Gembala 
Gereja Kristus Gembala Gereja Kristus Ajaib
Jl. Lemah Putro I / 18, Surabaya Jl. Johor 47, Surabaya

Editorial

Shalom,

Jika kita simak Firman Tuhan minggu lalu, kita melihat ada Tuhan – Bapa kita yang bangga akan anak-anak-Nya yang menaati-Nya – dan berjalan bersama-Nya tetapi ada pula iblis yang selalu berusaha menjatuhkan kita.

Sejak awal penciptaan, iblis telah mencari titik kelemahan manusia untuk membuatnya jatuh. Wanita lemah karena keinginan mata dan laki-laki lemah karena kata-kata wanita. Kita melihat kisah Ayub, pencobaan Yesus di padang gurun hingga saat terakhir di Kitab Wahyu masih saja si naga merah mencoba untuk menjatuhkan milik Tuhan. Kembali kepada Ayub, “anak kebanggaan Tuhan”, kita tentu bertanya-tanya siapa dapat tahan mengalami penderitaan seperti dia?

Jika kita bayangkan harta yang sekejap habis, 10 anak mendadak mati semua, dihina istri tercinta dan tubuh satu-satunya yang masih dimiliki hancur karena borok yang sangat menyiksa juga teman-teman yang menyalahkannya.

Dapatkah manusia biasa tahan mengalaminya?

Mengapa Tuhan menyetujui malapetaka menimpa anak kebanggaan-Nya?

Mengapa Dia begitu yakin Ayub mampu melewati semua malapetaka yang menimpanya? Tampaknya sungguh tidak adil tetapi itu yang terjadi.

Rahasia kekuatan Ayub tentu karena Ia saleh dan takut akan Tuhan juga hidup bersama-Nya berarti Roh Tuhan selalu bersama dia. Tentu saja Tuhan yakin Ayub akan menang karena bagaimana Dia dapat meragukan kekuatan-Nya sendiri yang berada di dalam Ayub? Dan Allah benar, Ayub menang!

Bila Ayub mempunyai kekuatan sedemikian hebat, kita pun tentu dapat memintanya dari Tuhan.

Bertahanlah jika Anda mengalami berbagai pencobaan, tetaplah bertekun karena 1 Yohanes 4:4 mengatakan, “Roh yang ada di dalam kita lebih besar daripada roh yang ada di dunia.” (Red.)