KKR Gereja Pantekosta Tabernakel 2016
Surabaya
KKR Kabar Mempelai Internasional 2011
Surabaya
KKR Kabar Mempelai Internasional 2011
Surabaya
 
 
 

LIVE STREAMING

  Jadwal LIVE STREAMING Ibadah Gereja Kristus Gembala Surabaya

Hari  Jam   Acara Ibadah
Minggu 08.30   Ibadah Umum
Selasa 17.30   Ibadah Doa Penyembahan
Jumat 17.30   Ibadah Pendalaman Alkitab
Sabtu 17.30   Ibadah Kaum Muda & Remaja

Silahkan klik tombol YouTube untuk berlangganan Video Ibadah

  Anda dapat melihat rekaman Video Ibadah secara lengkap DISINI

Jadwal Ibadah Gereja Kristus Gembala & Kristus Ajaib

Hari  Jam   Acara Ibadah Tempat
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Gembala
Minggu 09.00 Ibadah Umum Gereja Kristus Ajaib
Minggu 07.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Ajaib
Minggu 17.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Gembala
Selasa 17.30 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Gembala
Selasa 17.30 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Ajaib
Jumat 17.30 Ibadah Pendalaman Alkitab Gereja Kristus Gembala
Sabtu 17.30 Ibadah Kaum Muda & Remaja Gereja Kristus Gembala

 

Gereja Kristus Gembala Gereja Kristus Ajaib
Jl. Lemah Putro I / 18, Surabaya Jl. Johor 47, Surabaya
lihat peta lihat peta

 

 

Editorial

  • Editorial

    Firman pra-Natal yang sungguh indah telah kita dengar hari Minggu lalu. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus Yesus.” (Flp. 2:5) Kata-kata yang terus menerus diulang sepanjang Firman Tuhan ialah pikiran yang bagaimana? Juga perasaan yang bagaimana? Pikiran dan perasaan yang kemudian tertuang dalam ayat-ayat berikutnya… ketika Ia dengan kerelaan-Nya menanggalkan kesetaraan-Nya dengan Allah menyandang rupa se-orang hamba yang taat sampai mati… hanya untuk SATU TUJUAN yaitu menyela-matkan manusia! Ia datang ke dunia untuk mati. Bagaimana kita merayakan Natal? Mari kita merenungkan bagaimana perasaan Allah saat mengirimkan Anak-Nya ke dunia? Bapa telah mengetahui apa yang akan terjadi pada Anak yang akan dikurban-kan oleh-Nya. Anak pun mengetahui apa yang terjadi pada diri-Nya. Namun perasaan dan pikiran-Nya tak pernah berubah, manusia HARUS diselamatkan! Betapa besar kasih-Nya kepada kita! Dapatkah kita mempunyai pikiran dan perasaan yang sama dengan-Nya? (Red.)