Anak-Anak Terlibat Drama Kolosal

Anak-Anak Terlibat Drama Kolosal

Tanggal 24 Desember 2017 lalu merupakan puncak acara Natal Sekolah Minggu GKGA. Tidak seperti  biasanya, acara kali ini di-adakan di TongHai, sebuah hall berkapasitas 2000 orang. Dihadiri oleh anak-anak sekolah Minggu binaan dari berbagai gereja dan denominasi baik dari Surabaya maupun dari luar kota Surabaya seperti Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, maka tidaklah berlebihan jika acara ini disejajarkan dengan KKR. Antusias mereka sangat terasa karena sejak pukul 14.30 beberapa sekolah Minggu sudah tiba padahal acara baru dimulai pukul 16.00.

Pelayanan tim Poppenkast yang memiliki segudang pengalaman dalam me-nyampaikan berita Firman untuk anak-anak dengan media panggung boneka kali ini memilih menampilkan drama kolosal bertema ONLY BY HIS GRACE (Hanya Karena Anugerah-Nya) dengan mengangkat kisah penyelamatan keluarga Nuh. Drama ini dimainkan ± 120 orang pemeran panggung yang mana separuhnya adalah anak-anak usia TK dan SD.

Cerita Nuh yang sudah sangat dikenal anak-anak menjadi lebih hidup dengan peragaan pem-bangunan bahtera berukuran besar. Bahtera itu kemudian dimasuki berbagai jenis binatang juga keluarga Nuh. Air bah pun datang melanda bumi. Panggung dipenuhi dengan puluhan anak peraga ombak. Bahtera besar di panggung itu kini seperti benar-benar terapung di atas air. Suasana saat air bah meliputi bumi berubah haru ketika keluarga Nuh dari atas bahtera memuji penuh ucapan syukur, “Setiap janji-Mu Tuhan kusimpan dalam lubuk hatiku, lewati setiap masa tiap tetes air mata dalam hidupku... Janji-Mu menopang hidupku, kasih-Mu menuntun langkahku dalam setiap waktu, Penolongku yang aku percaya... Terima kasih.....”

Sementara di luar bahtera semua musnah binasa dan tidak terlihat tanda-tanda kehidupan. Sebuah pesan mendalam bagi anak-anak tentang kebenaran janji Allah untuk menyelamatkan keluarga yang setia dan taat kepada-Nya.

Tepuk tangan pun menggema di ruangan itu seiring kembalinya burung merpati yang pernah dilepas Nuh membawa pesan air bah sudah mulai surut.

Pemandu cerita pada akhirnya mengajak anak-anak untuk memperbaiki komitmen kesetiaan mereka kepada Tuhan.

Segala jerih lelah dari semua yang terlibat selama persiapan 1½ bulan untuk sebuah penampilan selama 2 jam terbayar oleh sukacita anak-anak dan rasa syukur kepada Tuhan karena mereka masih dipercaya melayani Dia yang telah lahir untuk menyelamatkan kita. Semua hanya karena anugerah-Nya – ONLY BY HIS GRACE! (DS)