Editorial

Shalom,

Firman Tuhan Minggu lalu menghimbau kita untuk menjadi orang bijak yang tahu menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan menjadi TERANG bagi Tuhan setelah kita diselamatkan, melayani Dia dengan mengaitkan keselamatan bagi orang lain serta men-jadi berkat bagi sesama karena kita telah diberkati oleh-Nya.

Tuhan memang sangat menyukai terang, terbukti Dia menciptakan terang terlebih dahulu sebelum bumi dan seisinya diciptakan. Ketika terang jadi, gelap gulita yang menutupi samudera raya terusir oleh terang yang diciptakan-Nya. Setelah itu bumi yang kosong dan tak berbentuk mulai dibentuk. Pada hari keempat Dia menciptakan benda-benda penerang,…

MATAHARI yang menguasai siang memberikan kehangatan, kesehatan dan kehidup-an bagi manusia dan semua makhluk hidup di bumi ini.

BULAN dan BINTANG yang menguasai malam memberikan terang di tengah kege-lapan dan penunjuk jalan bagi mereka yang tersesat.

Dapatkah kita sebagai terang-Nya memberi kehangatan kasih Tuhan kepada sesama? Memberi kesehatan dan kehidupan bagi jiwa mereka sehingga mereka diselamatkan?

Dapatkah kita memberikan sukacita saat mereka mengalami gelapnya dukacita dunia ini dan menuntun mereka yang tersesat kembali ke jalan yang benar?

Jika belum, kiranya lagu di bawah ini menjadi doa kita sehari-hari agar kita dapat menjadi terang bagi-Nya dan banyak jiwa diselamatkan!

 

Tuhan inilah hidupku, ku serahkan pada-Mu

Segala cita-citaku, masa depanku menjadi milik-Mu

Jadikan kami terang-Mu, di tengah keg'lapan dunia

Membawa bangsa-bangsa kepada-Mu, Tuhan ini kerinduanku

 

Bagi-Mu Tuhan seluruh hidupku,

Pakailah Tuhan bagi kemuliaan-Mu,

Genapi seluruh rencana-Mu,

Sampai bumi penuh kemuliaan-Mu                                                    

(Red.)