Click here to download
KKR Gereja Pantekosta Tabernakel
Surabaya
KKR Kabar Mempelai Internasional
Surabaya
KKR Kabar Mempelai Internasional
Surabaya

Anda ingin berlangganan ringkasan khotbah melalui email ?

Silahkan mendaftar disini

(Anda akan mendapatkan email berisi ringkasan khotbah, kesaksian, dan artikel terbaru)

Sudah terdaftar dan ingin mengubah status berlangganan? Silahkan login disini 

 
 
 

Shalom,


Introduksi ke-3 dari Injil Yohanes begitu memukau kita semua Minggu lalu! Betapa tidak! Injil yang menjelaskan betapa besar dan dahsyatnya Allah, Pencipta alam semesta, adalah Sang Firman dan turun ke dunia sebagai manusia serta tinggal/bertabernakel di antara kita! Ini menunjukkan betapa besar kerinduan Allah untuk tinggal bersama manusia. Tak seorang pun pernah/dapat melihat Allah tetapi Anak Tunggal Bapa telah datang dan menyatakannya kepada kita hingga kita dapat mengenal Bapa melalui Yesus.

Yesus begitu besar, mulia dan dahsyat sehingga Yohanes menulis dunia tidak dapat memuat seluruh tulisan tentang perbuatan-perbuatan yang telah dilakukan oleh Yesus. Pernahkah kita merenungkan siapakah kita hingga Allah yang begitu dahsyat dan besar bersedia menjadi manusia dan diam di antara kita? Hati ini hancur bila memikirkan kasih-Nya yang begitu besar.


Namun kenyataannya tidak semua mengerti kebesaran kasih dan Pribadi-Nya! “Bukankah Dia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” kata mereka penuh kekecewaan.


“Tukang kayu….” Wahai Anda sekalian! Apakah Anda ikut kecewa bersama mereka yang hanya melihat Yesus dari sisi kemanusiaan-Nya yang lemah dan dapat merasakan sengsara seperti kita? Bukankah seharusnya kita berterima kasih tak putus-putusnya untuk pilihan-Nya menjadi manusia sama seperti kita? Bukankah itu menunjukkan kasih-Nya yang besar penuh dengan pengurbanan diri?


Seperti tukang kayu yang menggergaji, memperbaiki, mengukuhkan dan membangun suatu bangunan, Dia telah datang untuk memperbaiki dan membangun kita menjadi tabernakel tempat Ia akan tinggal.

“Ya Yesus, perbaiki hidupku, bentuklah menjadi bangunan tempat Kau berdiam hingga suatu kali kelak aku berdiam di tempat kediaman kekal itulah rumah Bapa yang telah Kau sediakan bagiku…”

Jadwal Live Streaming

  Jadwal LIVE STREAMING Ibadah Gereja Kristus Gembala Surabaya

HariJamAcara Ibadah
Minggu 08.30   Ibadah Umum
Selasa 18.00   Ibadah Doa Penyembahan
Kamis 09:00   Ibadah Kaum Wanita
Jumat 18.00   Ibadah Pendalaman Alkitab
Sabtu 17.30   Ibadah Kaum Muda & Remaja

Subscribe Youtube GKGA

Silahkan klik tombol YouTube untuk berlangganan Video Ibadah

 
Gereja Kristus Gembala Surabaya Offices
Support is currently
OFFLINE
Official support hours:
Saat ini belum ada Siaran
Your Time
Saturday,
Our Time
Saturday,
 

Jadwal Ibadah Gereja Kristus Gembala & Kristus Ajaib

Hari  Jam   Acara Ibadah Tempat
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Gembala
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Ajaib
Minggu 07.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Ajaib
Minggu 17.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Gembala
Selasa 18.00 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Gembala
Selasa 18.00 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Ajaib
Rabu 09.00 Ibadah Lansia Gereja Kristus Gembala
Kamis 09.00 Ibadah Kaum Wanita Gereja Kristus Gembala
Jumat 18.00 Ibadah Pendalaman Alkitab Gereja Kristus Gembala
Sabtu 17.30 Ibadah Kaum Muda & Remaja Gereja Kristus Gembala

 

Gereja Kristus Gembala Gereja Kristus Ajaib
Jl. Lemah Putro I / 18, Surabaya Jl. Johor 47, Surabaya
lihat peta lihat peta

 

 

Persembahan & Persepuluhan

Persembahan

dapat ditransfer ke rekening :

Bank BCABCA no. 4681332647
IING LIDYAWATI


Persepuluhan

dapat ditransfer ke rekening :

Bank BCABCA no. 8290833095
JUSUF WIBISONO dan SOETJIPTO TEDJOPOERWANTO

Bank MandiriBank Mandiri no. 1410015859069
GEREJA PANTEKOSTA TABERNAKEL / JUSUF WIBISONO

Editorial

  • Shalom,

    YESUS, TERANG YANG MENCELIKKAN! Seorang buta yang hanya mengenal kegelapan sejak lahir telah menemukan TERANG yang mencelikkan itu (Yoh. 9).

    Baca selengkapnya : Editorial 769 - 28 Juni 2020