Pengumuman

  • Selamat Beribadah Adaptasi Kebiasaan Baru "New Normal"

    Selamat Beribadah Adaptasi Kebiasaan Baru "New Normal"

     

    Marilah kita mengikuti Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat yang aman Covid-19 di masa pandemi sesuai Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia no. SE 15 tahun 2020 tertanggal 29 Mei 2020, dan Pedoman Tatanan Normal Baru tentang Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah yang diatur dalam Peraturan Walikota Surabaya no.28 tahun 2020 tertanggal 10 Juni 2020.

    Kewajiban jemaat yang harus ditaati dan dilaksanakan adalah sebagai berikut :

    1. Jemaat yang akan beribadah harus dalam kondisi sehat, jika tidak enak badan sebaiknya istirahat di rumah saja dan orang dengan komorbid (penyakit penyerta) : penderita hipertensi, pengidap penyakit jantung, pengidap diabetes, pengidap penyakit ginjal, penderita penyakit paru, penderita kanker, ibu hamil, obesitas, tidak diijinkan mengikuti ibadah di gereja, dan sebaiknya mengikuti live-streaming.
    2. Jemaat sudah memakai masker sejak keluar rumah dan selama ibadah berlangsung harus tetap memakai masker.
    3. Jemaat harus mengikuti pemeriksaan suhu badan di setiap pintu masuk dengan jarak masing-masing 2 meter. Suhu badang jemaat harus dibawah 37,5° C, jika kedapatan melebihi batas jemaat tidak diijinkan mengikuti ibadah di gereja.
    4. Untuk menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah ibadah, jemaat harus mencuci tangan di wastafel dengan sabun cuci tangan yang tersedia secukupnya dan tidak berlebihan.
    5. Pergunakan tisu secukupnya dan tidak berlebihan untuk mengeringkan tangan.
    6. Jemaat tidak diperkenankan bersalaman atau berpelukan (physical distancing) sebagai gantinya sesama jemaat menampukkan kedua tangan di depan dada masing-masing
    7. Jemaat menduduki kursi yang bertanda  √  sehingga satu dengan lainnya berjarak 2 meter sesuai ketentuan dalam rumah ibadah dan juga berlaku bagi pasangan suami istri untuk duduk di tempat yang ditandai , jika ada kesalahan duduk jemaat siap dipindahkan oleh sie Satgas Ibadah.
    8. Jemaat setelah selesai ibadah diharap segera meninggalkan rumah ibadah dan tidak diperkenankan berkerumun di satu tempat.
    9. Anak-anak berusia 15 tahun ke bawah dan lanjut usia 65 tahun keatas tidak diijinkan mengikuti ibadah di gereja, kecuali petugas gereja / pelayan Tuhan yang bertugas melayani pada saat itu.
    10. Jemaat yang akan batuk / bersin hendaknya menerapkan etika batuk / bersin dengan cara tutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam ketika batuk / bersin, selain itu bisa juga dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu yang setelahnya harus langsung dibuang di tempat sampah.

    Terima kasih atas kerjasamanya, dan Tuhan Yesus memberkati.

     

    Gembala Penatua telah membentuk SATGAS, dan SATGAS Sie Ibadah:

    • Pdm. Yusak Pundiono
    • Pdm. Agus Muljono
    • Pdm. Sukarjo S.
    • Pdm. Besar Hartono
    • Pdm. Kasieli Z
    • Pdm. Wahyu Widodo
    • Setiap personel Sekuriti yang bertugas di GKG
    • Sdr. Filipus Z

    a/n. Gembala Penatua akan mengontrol pelaksanaan Protap diatas.

     

     

  • Pendaftaran Ibadah tatap muka (onsite)

    Shallom...

    PUJI TUHAN !!

    Pendaftaran Ibadah tatap muka (onsite) telah dibuka dengan jumlah jemaat yang terbatas dan tentunya mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat.

    Jemaat yang rindu mengikuti Ibadah secara tatap muka di Gereja Kristus Gembala (Jl.Lemah Putro I/18, Sby), dapat mendaftarkan diri melalui Menu Registrasi Ibadah atau melalui tautan https://gkga-sby.org/ibadah

    Jemaat perlu mengisi form registrasi terlebih dahulu, lalu LOGIN, dan selanjutnya bisa memilih Ibadah yang akan dihadiri.

    Untuk langkah-langkah pendaftaran secara lengkap dapat dilihat dalam file Panduan Registrasi Ibadah, silahkan DIUNDUH DISINI

     

Anda ingin berlangganan ringkasan khotbah melalui email ?

Silahkan mendaftar disini

(Anda akan mendapatkan email berisi ringkasan khotbah, kesaksian, dan artikel terbaru)

Sudah terdaftar dan ingin mengubah status berlangganan? Silahkan login disini 

 
 
 
Editorial 815, 6 Juni 2021
Scan QR untuk membaca di perangkat lain:

Dampak persengketaan sengit antara Israel dan Hamas ternyata sampai ke Indonesia juga. Terjadi pertentangan-pertentangan paham menimbulkan saling menyalahkan dan saling menyerang bahkan mengutuk salah satu negara dan mati-matian membela negara lainnya. Ternyata peralatan canggih yang kita miliki justru makin memanaskan situasi karena dengan masuknya kabar hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan menyebabkan banyak dari kita terprovokasi sehingga membuat suasana makin rancu. Timbullah pertanyaan-pertanyaan: siapa yang benar? Siapa yang kejam dan mendahului penyerangan? Pendapat mana yang patut kita ikuti?

Belum selesai dengan kegalauan urusan pandemi, terorisme, bencana alam kini timbul peperangan. Kelompok-kelompok medsos mendiskusikannya, yang lain menafsirkan sebagai tanda dari akhir zaman. Kemudian pembicaraan berlanjut, seandainya saat ini benar-benar akhir zaman, apakah kita termasuk orang yang selamat? Di mana kita berdiri? Dan ke mana akhir tujuan hidup kita?

Keraguan itu ternyata pernah juga dialami oleh Yohanes Pembaptis ketika mendengar dari murid-muridnya tentang mukjizat yang telah dilakukan Yesus saat membangkitkan pemuda Nain. Dalam keraguan itu dia kemudian mengutus dua orang untuk menemui Yesus secara langsung dengan pertanyaan, “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?” Yesus menjawab, “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Luk. 7:22,23). Seolah-olah Ia berkata, “Jika kalian mendalami Alkitab, kalian pasti akan mengerti karena semua tentang Aku telah tertulis di sana.” (Yes. 35:5,6; 61:1)

Menghampiri Yesus setiap hari secara pribadi adalah sikap yang sangat tepat saat kita menghadapi kebimbangan dan keraguan dalam hidup ini. Dia pasti akan membawa kita kembali kepada Firman-Nya dan berkata, “Bacalah Alkitab…semua tentang Aku bahkan tentang apa pun yang akan terjadi di bumi ini telah tertulis di sana.”

Berbahagialah kita jika kita tidak meragukan Firman Tuhan karena mata kita akan terbuka, kita dibangkitkan dan hidup, dipulihkan serta memiliki tujuan yang pasti. (Red.)

Jadwal Live Streaming

  Jadwal LIVE STREAMING Ibadah Gereja Kristus Gembala Surabaya

HariJamAcara Ibadah
Minggu 08.30   Ibadah Umum
Selasa 18.00   Ibadah Doa Penyembahan
Kamis 09:00   Ibadah Kaum Wanita
Jumat 18.00   Ibadah Pendalaman Alkitab
Sabtu 17.30   Ibadah Kaum Muda & Remaja
Gereja Kristus Gembala Surabaya Offices
Support is currently
OFFLINE
Official support hours:
Saat ini belum ada Siaran
Your Time
Sunday,
Our Time
Sunday,
 

Jadwal Ibadah Gereja Kristus Gembala & Kristus Ajaib

Hari  Jam   Acara Ibadah Tempat
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Gembala
Minggu 08.30 Ibadah Umum Gereja Kristus Ajaib
Minggu 07.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Ajaib
Minggu 17.00 Ibadah Sekolah Minggu Gereja Kristus Gembala
Selasa 18.00 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Gembala
Selasa 18.00 Ibadah Doa Penyembahan Gereja Kristus Ajaib
Rabu 09.00 Ibadah Lansia Gereja Kristus Gembala
Kamis 09.00 Ibadah Kaum Wanita Gereja Kristus Gembala
Jumat 18.00 Ibadah Pendalaman Alkitab Gereja Kristus Gembala
Sabtu 17.30 Ibadah Kaum Muda & Remaja Gereja Kristus Gembala

 

Gereja Kristus Gembala Gereja Kristus Ajaib
Jl. Lemah Putro I / 18, Surabaya Jl. Johor 47, Surabaya
lihat peta lihat peta

 

 

Persembahan & Persepuluhan

Persembahan

dapat ditransfer ke rekening :

Bank BCABCA no. 4681332647
IING LIDYAWATI

Scan menggunakan aplikasi Mobile BCA
QR Code BCA
(klik untuk memperbesar)

Persepuluhan

dapat ditransfer ke rekening :

Bank BCABCA no. 8290833095
JUSUF WIBISONO dan SOETJIPTO TEDJOPOERWANTO

Bank MandiriBank Mandiri no. 1410015859069
GEREJA PANTEKOSTA TABERNAKEL / JUSUF WIBISONO

Scan menggunakan aplikasi Mobile BCA
QR Code BCA
(klik untuk memperbesar)
 
 
 
 
Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account