Anda ingin berlangganan ringkasan khotbah melalui email ?

Silahkan mendaftar disini

(Anda akan mendapatkan email berisi ringkasan khotbah, kesaksian, dan artikel terbaru)

Sudah terdaftar dan ingin mengubah status berlangganan? Silahkan login disini 

 
 
 

Hidup Takut akan Tuhan

 

 

HIDUP TAKUT AKAN TUHAN

 

Kamis, 27 Pebruari 2020, Ibu Lindawati Santoso

 

 

Selamat pagi.

Shalom.

 

Ibu-ibu dan para wanita yang dikasihi Tuhan. Minggu yang lalu saya sampaikan Firman Tuhan dengan Tema pokok: "Hidup dalam berkat Tuhan".

Sebagai sub-tema pertama adalah: "Hidup diberkati dengan HIKMAT". Dan kali ini, kita bersama akan menerima Berkat Firman Tuhan dalam sub-tema yang kedua, yaitu: Hidup Takut akan Tuhan.

Pembahasan terkait dengan Berita minggu yang lalu yaitu, kususnya untuk Kebaktian Wanita ini, saya fokus dan batasi hanya pada kehidupan para wanita.

 

Para wanita yang mana?

Yaitu para wanita milik kepunyaan Allah.

Berarti para wanita yang tidak lagi hidup menurut daging tapi hidup menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging tidak mungkin berkenan kepada Allah. [Rom 8: 8]

Bagi para wanita yang demikian, dikaruniakan untuk boleh menikmati 'Hidup dalam Berkat Tuhan'

 

Berkat Tuhan apa?

- Diberkati dengan HIKMAT.

- Diberkati dengan Hidup TAKUT AKAN TUHAN.

Saat ini, mari bersama kita mendalami dalam tuntunan Roh Kudus!

 

Hidup Takut akan Tuhan

TAKUT disini bukan dalam arti cemas, tertekan, gelisah, dsb.

Jadi, TAKUT yang bagaimana?

Apa yang dimaksud ?

Terlebih dahulu, kita baca ayat-ayat Firman Tuhan yang terkait, sehingga kita bisa peroleh butir-butir pengertian tentang: Takut akan Tuhan itu.

Takut disini adalah suatu perintah dari Tuhan sendiri.

"Biarlah segenap bumi Takut kepada TUHAN, biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia!" [Mazmur 33:8]

"Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada." [Mazmur 33:9]

Allah sang pencipta langit bumi, berkuasa atas semuanya. Termasuk memberi hidup kepada kita. Firman Tuhan katakan:

.....supaya segenap bumi dan semua penduduk dunia Takut kepada Tuhan. Dikatakan segenap bumi, semua penduduk dunia, bukan dikatakan hanya orang-orang percaya. Segenap bumi, semua penduduk dunia berarti tentu termasuk kita.

Wahyu [14: 6-7] berbicara tentang penghakiman terakhir. Dengan tegas dikatakan, “Takutlah akan Allah dan sembahlah Dia, sebab saat penghakimannya sudah tiba”.

Saat penghakiman menunjuk pada kekekalan. Apakah kita sudah berada pada tempat yang Dia kehendaki?

Jangan sampai kita berada pada tempat yang bertentangan dengan yang Tuhan kehendaki. Oleh sebab itu kita harus serius dalam membaca, mendengar dan mencari Firman.

 

Jadi, bagaimana pengertian Takut akan Tuhan itu?

TAKUT AKAN TUHAN itu:

A. mengandung pengertian:

1. Hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya dalam mengasihi dan mentaati terhadap:

2. SATU PRIBADI: ALLAH, TUHAN kita.

3. Suatu penghormatan kudus, disertai suatu penyembahan kepadaNya, dengan kekaguman dan kegentaran akan Keagungan, Kedahsyatan dan Kemuliaan PRIBADINYA.

Tentu Pengertian tersebut masih sederhana, yang masih harus dilengkapi dan diperluas lagi.

B.Takut kepada siapa?

Bukan takut pada manusia, sehebat apapun, tetapi disini jelas Takut kepada TUHAN.

Didalam Takut akan Tuhan, kita pun mengenal Dia, sebagai Pribadi:

Allah adalah kasih. Dia penuh dengan Kasih sayang, Kemurahan, Kasih Setia yang tak berkesudahan dst.

Benar! Tetapi Pengertian kita jangan stop sampai disini.

Sebab kalau kita cuma stop disini, ini akan membuat kita bisa hidup sembarangan, suka-sukaku, hidup semau gue.

Kita melakukan dosa, minta ampun, diampuni, berdosa lagi, toh bakal diampuni lagi dst. Ini justru kita menghinakan Kasih Tuhan. Jelas Tuhan tidak menciptakan kita seperti itu.

Allah yang adalah Kasih, kita juga harus ingat dan mengerti, bahwa:

Allah itu juga kudus, adil dan benar. Artinya Allah dalam kasih-Nya bisa saja menghukum, menghajar, menjadi murka kepada kehidupan yang terus sengaja melanggar Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya, Kebenaran-Nya.

Kalau kita juga mengenal Tuhan Allah, kita cuma dalam point kedua ini saja.

Kita bisa berpikir: “Wah... berarti hidup Takut akan Allah itu sulit, rumit. Jadi anak Tuhan kok berat ya. Ini pikiran yang salah. Perintah Takut akan Allah sama sekali bukan untuk membuat kita malah tertekan, stres, ketakutan.

Justru, sebaliknya, hanya pada waktu kita sungguh-sungguh Takut akan Tuhan, maka kita dibebaskan dari perbudakan kepada model takut yang lain, takut yang tidak wajar.

 

Kita akan selidiki sendiri dalam Alkitab dan kita akan terkaget-kaget, ternyata dalam Takut akan Tuhan itu, kita akan sungguh buktikan dan alami, bahwa tidak ada satupun kebutuhan hidup kita baik jasmani (hidup sehari hari) atau rohani (kekekalan) yang tidak digenapi oleh janji-janji Tuhan yang luar biasa, sebagai hasil kita akan Tuhan.

Mari kita buktikan dengan ayat-ayat yang kita temukan :

1. BERKAT KESELAMATAN

Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia. [Mazmur 85: 10]

= yang dimaksud adalah Keselamatan iman di dalam Yesus Kristus.

 

2. BERKAT HIDUP

Takut akan Allah mendatangkan HIDUP. [Amsal 19: 23]

 

3. BERKAT KETENTERAMAN, perlindungan, terhindar dari jerat maut.

Jerat maut misalnya terjerumus pada narkoba, seks liar, pergaulan yang jahat. [Amsal 14 : 26,26]

 

4. BERKAT JAWABAN DOA

Ia melakukan kehendak orang-orang yang Takut akan Tuhan. Artinya Tuhan mendengar doa. Tuhan mendengar doa jika permohonan doa itu sesuai dengan kehendak Tuhan, bukan yang menjurus pada keinginan atau memuaskan hawa nafsumu. [Mazmur 145: 19]

 

5. BERKAT PENGAMPUNAN.

[Mazmur 103: 10-14]

"...sejauh Timur dari Barat..."

"...seperti bapa sayang pada anaknya, ...demikian TUHAN sayang pada orang-orang yang Takut akan Dia..."

 

6. BERKAT REJEKI

[Maz 111: 5]

Sampai rejeki pun Tuhan perhatikan.

Tuhan memberikan rejeki dan Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjianNya. Berkat itu diberikan kepada kita, suami, anak-anak bahkan sampai kepada cucu-cucu kita. [Mazmur 112: 1-3]

Sekarang, apakah kita percaya janji-janji Tuhan itu? Jika imanmu lemah, bimbang akan janji-janji-Nya, maka kita tidak mendapatkan apa-apa.

Amsal [5: 12-14] mengingatkan kita:

Di tengah-tengah jemaat pun, kita bisa terjerumus ke dalam tiap malapetaka, jika kita meremehkan Firman Tuhan, hatiku menolak teguran.

 

Setelah kita mengerti Perintah Tuhan supaya kita hidup Takut akan Tuhan itu, juga kita telah membaca dan memahami sendiri janji-janji Firman Tuhan terkait hal itu. Mari kita merendahkan diri, dengan penyerahan hidup kita sepenuhnya untuk mengambil langkah yang tegas, kita mau taati Firman Tuhan, mengalami HIDUP DALAM BERKAT TUHAN, dalam Hidup Takut akan Tuhan.

"Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah." [2 Korintus 7: 1]

Amin.

IMANUEL

 

Anda dapat melihat rekaman Video Ibadah secara lengkap DISINI


Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account