Anda ingin berlangganan ringkasan khotbah melalui email ?

Silahkan mendaftar disini

(Anda akan mendapatkan email berisi ringkasan khotbah, kesaksian, dan artikel terbaru)

Sudah terdaftar dan ingin mengubah status berlangganan? Silahkan login disini 

 
 

Respons Terhadap Firman Tuhan Yang Penuh Kuasa Dan Wibawa

RESPONS TERHADAP FIRMAN TUHAN YANG PENUH KUASA DAN WIBAWA
28-03-2021
Pdm. Jusuf Wibisono
Lihat Video Ibadah: KLIK DISINI
Scan QR untuk membaca di perangkat lain:

Shalom,

Kita yakin Tuhan melawat umat-Nya baik yang sedang bertugas pelayanan di gereja maupun mereka yang beribadah via online. Melalui kasih-Nya yang tak terbatas kita beroleh pertolongan tepat pada waktu-Nya. Oleh sebab itu tidak ada kata-kata lain kecuali kita memuji dan memuliakan Dia serta merespons dengan baik Firman Tuhan yang penuh kuasa dan wibawa untuk beroleh berkat dari Surga.

Mengapa Firman Tuhan itu hidup, berkuasa dan berwibawa? Sebab Firman Tuhan adalah pribadi Yesus sendiri (Yoh. 1:14).

Berkat apa yang kita peroleh hari ini melalui pemberitaan Firman Tuhan yang tertulis dalam Lukas 4:31-41? “Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: “Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar.”……Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia. Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu lalu menghardik demam itu dan penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka. Ketika matahari terbenam semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya yang menderita bermacam-macam penyakit…”

Yesus memiliki sifat kasih dan perhatian/peduli terhadap jemaat di rumah ibadat di Kapernaum. Ia memberitakan Firman Tuhan yang berkuasa; alhasil, roh-roh jahat yang merasuki seorang terusir keluar. Yesus tahu kuasa kegelapan selalu membuat orang panik, takut, stres dan tak berdaya; itu sebabnya orang yang kerasukan roh jahat perlu ditolong. Ini pula dilakukan-Nya terhadap orang Gerasa yang dirasuk setan-setan dan sudah lama tidak berpakaian serta hidup di pekuburan (Luk. 8:26-28). Orang ini sangat liar, rantai pun tidak mampu membelenggunya. Namun begitu melihat Yesus, roh-roh setan (Legion) itu ketakutan dan meminta kepada-Nya untuk tidak dimasukkan ke jurang maut tetapi memasuki babi-babi. Yesus mengabulkan permintaan mereka.

Dalam mengusir setan yang merasuki jemaat di Kapernaum, Yesus cukup berfirman:

  • Diam!

Tahukah kita bahwa dengan bertobat dan tinggal diam kita akan diselamatkan (Yes. 30:15)? Dengan kata lain, untuk dapat bertobat, kita tidak boleh berteriak-teriak mempertahankan kekerasan hati akan pendirian lama kita ketika mendengarkan Firman Tuhan. Sebaliknya, beri respons yang baik dengan sikap berbalik/bertobat tidak lagi mendengarkan teriakan suara setan tetapi dengar-dengaran terhadap suara Gembala yang melawat dengan kasih- Nya.

  • Keluar!

Keluar artinya dipisahkan dan berpindah dari suatu tempat ke tempat lain. Tuhan memisahkan orang-orang Israel (juga kita) dari tengah-tengah orang yang memberontak dan mendurhaka keluar dari negeri orang asing ke negeri yang dijanjikan-Nya (Yeh. 20:37-38).

Aplikasi: hendaknya kita tidak memakai mulut untuk banyak mengomel tetapi membuka telinga untuk mendengarkan Firman Tuhan yang berkuasa menolong kita. Kita membuka hidup kita untuk mempersilakan Firman pengajaran yang penuh kuasa dan wibawa memenuhi kita.

Yesus tidak hanya menolong jemaat yang berada di rumah ibadat tetapi juga melawat mereka yang berada di rumah- rumah termasuk ibu mertua Simon yang sakit demam (ay. 38). Ia berdiri di sisi (tidak jauh dari) perempuan itu lalu menghardik demam itu dan penyakit itu meninggalkan dia. Di kesempatan lain, perempuan yang menderita pendarahan selama 12 tahun datang mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya dan seketika itu juga ia sembuh. Yesus merasakan ada kuasa keluar dari diri-Nya (Mrk. 5:25-30).

Yesus tidak hanya menyembuhkan ibu mertua Simon tetapi banyak orang dengan pelbagai macam penyakit datang kepada-Nya dan beroleh kesembuhan (Luk. 4:40).

Aplikasi: akibat pandemi COVID-19, umat Tuhan terpaksa tinggal di rumah dan beribadah via online lebih dari setahun. Kita masih belum tahu kapan pandemi ini berakhir. Namun jangan cemas sebab Tuhan melawat kita yang sedang menghadapi masalah apa pun – kesehatan, ekonomi, kesendirian dll. – untuk memberikan pertolongan. Untuk itu kita harus datang mendekat kepada-Nya agar beroleh kesembuhan jasmani maupun rohani melalui Firman-Nya yang berkuasa dan berwibawa.

Kita harus merespons Firman Tuhan dengan baik dan menyambut Pribadi-Nya serta menjadikan hidup kita rumah-Nya untuk diisi dan digembleng oleh Firman-Nya (bnd. 2 Tim. 3:13-17). Kita juga rela dikoreksi oleh Firman Tuhan yang berkuasa mengubah hidup kita sehingga kita menjadi anak-anak-Nya yang dikasihi serta digembalakan-Nya untuk beroleh pembelaan dari-Nya. Kita tidak hanya mendengar Firman Tuhan tetapi harus ditindaklanjuti dengan mempraktikkannya. Jangan seperti setan yang juga percaya Tuhan tetapi gemetar penuh ketakutan (Yak. 2:19)!

Jangan bersekutu dengan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan tetapi masuklah dalam kandang penggembalaan- Nya untuk dididik, dibina dan dibela dengan tanda darah sebagai bukti kasih-Nya. Waspada, kuasa kegelapan dunia mengancam orang-orang yang tidak berjaga-jaga dan hanya mendengarkan suara keinginannya sendiri. Oleh sebab itu jangan menjauh dari suara Tuhan tetapi dengarkan sepatah kata Firman-Nya yang berkuasa memberikan kesembuhan jasmani maupun rohani. Jangan pernah meremehkan Firman-Nya yang penuh kuasa dan wibawa saat mengalami persoalan rumit sebab di mana pun kita berada Ia sanggup menolong dan menjamah serta mengusir kuasa kejahatan yang mengikat kita. Jadikan hidup kita tempat/rumah untuk didiami oleh Pribadi Yesus, Firman dan Roh Kudus-Nya maka kita beroleh ketenangan dan perlindungan dalam menghadapi tantangan hidup yang makin sulit ini. Amin.


Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account