Anda ingin berlangganan ringkasan khotbah melalui email ?

Silahkan mendaftar disini

(Anda akan mendapatkan email berisi ringkasan khotbah, kesaksian, dan artikel terbaru)

Sudah terdaftar dan ingin mengubah status berlangganan? Silahkan login disini 

 
 
 

Surat Cinta

Surat Cinta
Father’s Love Letter
Scan QR untuk membaca di perangkat lain:

Kata-kata di bawah ini adalah benar yang akan kamu alami jika kamu mau menerimanya karena semua itu keluar dari hati Allah yang sangat mengasihimu. Dia adalah Bapa yang kau rindukan sepanjang hidupmu.

Di bawah ini adalah surat cinta-Nya kepadamu.

Anak-Ku,

Mungkin kamu tidak mengenal-Ku tetapi Aku mengetahui semua tentang kamu. Aku mengetahui saat kamu duduk maupun saat kamu berdiri. Aku melihat semua yang kau lakukan bahkan jumlah rambut di kepalamu pun aku mengetahuinya karena kau diciptakan sesuai dengan gambar-Ku.

Di dalam Aku kamu hidup, bergerak dan ada. Kau berasal dari-Ku. Aku bahkan telah mengenalmu sebelum Aku membentukmu di rahim ibumu. Saat Aku merencanakan penciptaan, Aku telah memilihmu. Kejadianmu bukanlah sebuah kesalahan karena semua jalan hidupmu telah tertulis dalam buku-Ku. Akulah yang menentukan kapan kau dilahirkan dan di mana kau akan menjalani hidupmu.

Kau dijadikan dengan dahsyat dan ajaib. Tulang-tulangmu tidak terlindung bagi-Ku ketika kau dijadikan di tempat yang tersembunyi. Aku merajutmu dalam kandungan ibumu dan membawamu ke dunia ini saat kau dilahirkan.

Beberapa orang telah salah memceritakan tentang Aku karena mereka tidak mengenal-Ku. Aku bukanlah Dia yang jauh, tidak terjangkau bukan pula pemarah. Aku adalah pernyataan KASIH yang sempurna. Kerinduanku ialah mencurahkan kasih- Ku yang besar karena kau adalah anak-Ku dan Aku adalah Bapamu.

Aku menawarkan kepadamu segala sesuatu lebih daripada yang dapat diberikan seorang ayah kepadamu karena Aku adalah Bapa yang sempurna. Semua pemberian baik yang kau terima adalah dari-Ku. Aku adalah Pemeliharamu dan Akulah yang mencukupi semua kebutuhanmu.

Perencanaan-Ku untuk masa depanmu kupenuhi dengan penuh harapan karena Aku mengasihimu dengan kasih yang kekal. Betapa banyak kali Aku memikirkanmu, tak terhitung bagaikan pasir di laut dan Aku bergembira penuh sorak sorai karena kamu.

Aku tidak akan berhenti berbuat baik padamu karena kamu adalah harta kesayangan yang sangat berharga bagi-Ku. Dengan segenap hati dan jiwa Aku merindukan agar kau bertumbuh dalam kesetiaan. Dan Aku ingin menunjukkan hal-hal besar yang tidak dipahami olehmu.

Apabila kau mencari-Ku dengan sungguh-sungguh, kau akan menemukan-Ku.

Bersukacitalah kamu di dalam Aku dan Aku akan memberimu semua kerinduan hatimu karena Akulah yang dapat memberikan apa yang kauinginkan.

Aku dapat memberimu jauh lebih besar dari apa yang kau bayangkan karena Akulah sumber kekuatanmu. Aku adalah Bapa yang menghiburmu saat kau mengalami kedukaan. Pada saat hatimu hancur, Aku sangat dekat denganmu.

Seperti seorang gembala yang menggendong domba, Aku telah menggendongmu begitu dekat dengan hati-Ku.

Suatu saat Aku akan menghapus air mata dari matamu. Dan Aku akan meniadakan rasa sakit yang kauderita selama kau hidup di dunia ini.

Aku adalah Bapamu dan Aku mengasihimu seperti Aku mengasihi Putraku, Yesus. Melalui Yesuslah Kunyatakan kasih-Ku kepadamu. Apabila kau melihat Yesus, kau telah pula melihat-Ku karena Aku dan Yesus adalah satu. Ketika datang ke dunia, Ia menunjukkan bahwa kau dapat memiliki-Ku sebagai Bapamu dan mengatakan kepa damu bahwa Aku tidak memperhitungkan dosa dan kesalahanmu. Yesus telah mati agar Aku dapat kembali bersatu denganmu.

Kematian-Nya merupakan bukti nyata betapa besarnya kasih-Ku padamu. Aku telah memberikan kamu semua yang Kukasihi agar kau pun dapat mengasihi-Ku.

Kalau kau menerima Putra-Ku, Yesus, berarti kamu pun menerima-Ku dan tak seorang

pun dapat memisahkanmu dari kasih-Ku lagi.

Pulanglah anak-Ku dan Aku akan merayakan kepulanganmu dengan perayaan yang sangat besar. Aku telah menjadi Bapamu dan Aku akan selalu menjadi Bapamu.

Pertanyaanku ialah… maukah kau menjadi anak-Ku? Aku menunggumu.

Kasih-Ku menyertaimu,

Bapamu,

ALLAH YANG MAHAKUASA


Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account